BAGAIMANA 5-10 MENIT HAFAL 1 HALAMAN HAFALAN BARU?

Bagaimana 5-10 menit hafal 1 halaman Al-Qur’an ayat baru?….
 
MAAF INI HANYA BOLEH DIBACA OLEH ORANG-ORANG YANG BACAAN AL-QUR’ANNYA SUDAH BAGUS…!
BERHENTILAH MEMBACA SEBAB ANDA TIDAK AKAN PERCAYA KECUALI JIKA TAHSIN ANDA SUDAH LANCAR
 
Allahu Akbar, di luar dugaan 30 menit dapat 4 halaman hafalan baru. Itu sungguh mencengangkan. Penyusun Metode Yadain geleng-geleng kepala heran sambil memuji Allah Subhanahuwata’ala dengan mengucap Alhamdulillah.
Jadi penasaran apa yang ada di dalam pikiran salah seorang peserta karantina ini untuk diduplikasi pada diri saya dan peserta lain.
Pengamatan kondisi sebelum menggunakan Metode Yadain:
Kondisi fisik : Sehat
Kondisi keimanan : Yakin bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah
Kondisi ibadah: Biasa saja wajib dan sebagian besar sunnah dijalankan
Keadaan: Berwudlu
Posisi duduk: Duduk bersila menghadap kiblat
Kecerdasan: Kecerdasan rata-rata
Usia : 19 tahun
Kemampuan Bahasa Arab: bisa sedikit tapi tidak dipakai hafalan
Stok hafalan lama: 11 Juz sudah hafal dan 19 Juz lagi belum dihafal
Pengalaman: Belajar Al-Qur’an di pesantren
Motivasi: Belajar Al-Qur’an karena Allah
Rencana pasca menghafal: Studi tafsir di Madinah
Metode: Cuma dibaca saja berulang 5 kali sambil lihat hurufnya
Memory: Membayangkan huruf-hurufnya melayang di hadapan
Pakaian: Baju kokok longgar berpeci tidak terlalu ketat
Perasaan: Optimis pasti bisa
Tadabbur: Kosong tanpa tadabbur tapi hafalan lancar
Mushaf: Al-Qur’an terjemah perkata tapi belum dipakai terjemahnya
Baru saja memodel peserta yang mempunyai kemampuan memory fotografik yang cukup unik. Dia mampu melihat tulisan Al-Qur’an melayang di benak matanya (memory) kemudian dia membacanya dengan benar dan lancar. Hanya 5-7 menit hafal 1 halaman dalam 5 kali pengulangan. Allahu Akbar.
Kemudian saya coba tunjukkan contoh tahapan metode Yadain bahwa selain memory fotografi ada juga memory videografi yaitu pada ayat Al-Qur’an ada kisah/hukum-hukum yang hidup seperti layaknya video. Dan setelah menggabungkan keduanya ternyata Alhamdulillah jadilah hafalan Al-Qur’an yang saat ayat dibaca terjemah dibayangkan tadabburnya.
Setelah menggunakan metode Yadain ternyata hafalan lebih cepat lagi dan ada yang beda yaitu menikmati isi kandungan Al-Qur’an.
Uniknya lagi setiap kali bertemu kosakata yang sama atau mirip itu tidak perlu dihafal lagi. Cukuplah amati perbedaan kosakatanya melalui alur makna yang dimainkan dalam imajinasi saat membacanya.
Sebenarnya ini rahasia tetapi saya ingin hanya khusus Anda saja tahu bahwa ini rahasia kita bersama.
[themify_quote]Saat Anda kesulitan hafalan Al-Qur’an Anda wajib bahagia!….
Saat Anda menemukan ayat yang mirip atau sama Anda wajib bahagia!….
Saat ayat Al-Qur’an Anda setorkan pada muhaffizh Anda wajib bahagia!….[/themify_quote]
Rasakan kenikmatan menghafal Al-Qur’an maka Anda tidak akan menyadari berjalannya waktu melainkan Anda merasakan kenikmatan yang hanya Anda sendiri yang dapat merasakannya pada saat membaca Al-Qur’an dan menghafalkannya.
Koq wajib bahagia?….
Ayat yang sulit itu akan menjadi kemudahan pada saat Anda berhasil menghafalkannya sebab kebanyakan selanjutnya ada ayat yang mirip atau sama
Ayat yang mirip atau sama itu tidak perlu dihafal lagi cukup amati perbedaannya dan baca dengan alur maknanya supaya tidak tertukar.
Saat berhasil menghafalkannya bersyukurlah niscara Allah akan tambahkan kemudahan menghafalkannya.
Mari sederhanakan hafalan kita dengan mengamati 3 hal:
KATA KERJA : Siapa pelakunya?… Aku, kamu, dia, dst.
KATA BENDA: Apa bendanya dan di mana letaknya?…
KATA SIFAT: Bagaimana sifatnya?… Baik/jahat
Metode Yadain hanyalah alat/cara untuk memudahkan menghafal sambil mengerti sedikit dari kandungan ayat-ayat Al-Qur’an. Dibutuhkan banyak keilmuan untuk bisa menafsirkan sendiri sehingga cukuplah kita sementara ini memahami apa yang dapat kita pahami secara dangkalnya saja dari terjemah. Adapun pendalamannya lebih baik nanti pasca karantina mengikuti tafsir para ulama yang sudah mashur. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an.
Semua metode menghafal Al-Qur’an pastilah melalui proses membacanya berulang. Jangan cari kecepatan menghafal Al-Qur’an melainkan kejarlah kenikmatan membacanya secara hafalan. Sebab jika terburu-buru maka yang didapatkan hanyalah kejengkelan dan kesulitan menghafalnya. Sedangkan jika menikmati maka Allah akan memudahkan hafalan kita cepat selesai 30 juz bahkan kurang dari sebulan. Aamiin.
Dengan memuji syukur pada Allah Subhanahuwata’ala semoga Allah memberikan rejeki kepada kita semua untuk membaca Al-Qur’an pada siang dan malam sebagai kenikmatan yang terus dinikmati seumur hidup.
Sampai bertemu di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.
www.hafalquransebulan.com
 
Yadi Iryadi
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
http://www.yadiiryadi.com/2017/04/bagaimana-5-10-menit-hafal-1-halaman.html